Punya Pertanyaan

+8613131040125

Kirim Surat Anda

info@jinsuncarbon.com

Bagaimana Cara Membuat Elektroda Karbon?

Elektroda Karbon

Manufaktur:

Metode persiapan elektroda karbon terutama mencakup langkah-langkah batching, pencetakan, pemanggangan, dan pemrosesan mekanis.

Batching: Bahan baku utama meliputi antrasit terkalsinasi listrik, kokas minyak bumi, fragmen grafit, pitch tar batubara, dll. Bahan-bahan mentah ini dicampur dalam proporsi tertentu untuk menyiapkan bahan konduktif berkarbon yang dibutuhkan.

Pencetakan: Bahan baku yang sudah tercampur, menjalani proses pencetakan untuk membentuk bentuk yang diinginkan.

Memanggang: Bahan yang terbentuk dipanggang untuk memantapkan bentuk dan meningkatkan sifat konduktif bahan.

Pemesinan: Bahan yang dipanggang diproses secara mekanis, seperti memotong dan menggiling, untuk memenuhi persyaratan ukuran dan bentuk tertentu.

Elektroda karbon | Jinsuncarbon

Perbedaan utama antara elektroda grafit dan elektroda karbon

Komposisi dan proses persiapan:

Komponen utama elektroda grafit adalah grafit. Proses persiapannya meliputi pembuatan bahan mentah (seperti kokas minyak bumi dan kokas aspal) menjadi blanko elektroda, dan kemudian memasukkannya ke dalam tungku tahan grafitisasi pada suhu 2000 ~ 2500 ℃ untuk grafitisasi.

Elektroda karbon terbuat dari antrasit abu rendah, kokas metalurgi, kokas aspal dan kokas minyak bumi sebagai bahan baku, menambahkan pengikat (seperti aspal dan tar), diaduk secara merata pada suhu yang sesuai, ditekan dan dibentuk, dan akhirnya dipanggang secara perlahan dalam tungku pemanggangan. Proses persiapannya lebih rumit daripada elektroda grafit, membutuhkan pemanggangan suhu tinggi, pencetakan bertekanan tinggi, dan proses lainnya.

Resistivitas:

Resistivitas elektroda karbon lebih tinggi daripada elektroda grafit, yang berarti bahwa elektroda karbon tidak sebaik elektroda grafit dari segi konduktivitas. Hal ini juga merupakan perbedaan penting di antara keduanya dari segi penggunaan. Resistivitas elektroda grafit umumnya 6μΩ.m, dan resistivitas elektroda karbon umumnya 11μΩ.m.

Diameter:

Diameter maksimum elektroda grafit bisa mencapai 750mm, sedangkan diameter elektroda karbon jauh lebih besar, 960-1400mm.

Aplikasi:

Karena konduktivitas dan stabilitas kimianya yang sangat baik, elektroda grafit banyak digunakan dalam busur listrik tungku industri pembuatan baja, peleburan logam non-besi, dan bidang lainnya. Elektroda karbon, karena resistivitasnya yang lebih tinggi, terutama digunakan pada beberapa tungku busur listrik kecil dan menengah dengan persyaratan konduktivitas rendah, peleburan fosfor kuning, ferroalloy, dll.

Singkatnya

Membuat elektroda karbon termasuk langkah-langkah batching, pencetakan, pemanggangan, dan pemrosesan mekanis. Perbedaan utama antara elektroda grafit dan elektroda karbon adalah komposisi, proses persiapan, resistivitas, dan penggunaannya. Elektroda grafit lebih umum dan penting dalam banyak aplikasi industri karena kemurniannya yang tinggi dan konduktivitasnya yang sangat baik.

id_IDID